- Selektif dan media diferensial (VRBG agar)
- Selektif media tanpa substrat diferensial (Tryp Tone Bile Agar)
- Non selektif media tanpa substrat diferensial (TSA).
Enterobacter sakazakii telah dicantumkan dalam bentuk yang keras pada infeksi neonatal seperti meningitis (radang otak atau sumsum tulang belakang) dan sepsis (peracunan darah). Meskipun habitat alami dari Enterobacter sakazakii tidak diketahui, formula bayi yang kering telah diidentifikasi sebagai sumber infeksi dari Enterobacter sakazakii.
VRBG (Violet Red Bile Glucose) adalah salah satu media dengan aliran yang digunakan untuk isolasi (pemisahan) dan enumerasi (menyebutkan masing-masing), tetapi media ini belum cukup selektif dan medium lain, TSA (Tryptic Soy Agar) dibutuhkan waktu inkubasi selama 48 sampai 72 jam, untuk menghasilkan karakteristik dan pigmentasi koloni yang kuning. Selanjutnya, pigmentasi kuning Enterobacter sakazakii dapat diisolasi dari specimen yang klinikal dan air yang segar.
Muytjen et.al menguraikan profil enzimatis dari Enterobacter sakazakii dan spesies dihubungkan dengan spesies menurut referensi untuk reaksi α-glukosidase. Farmer et.al. mendasarkan 53 sampai 57 strain dari Enterobacter sakazakii menjadi positif untuk aktivitas α-glukosidase. Oleh karena itu, dalam mendeteksi aktivitas α-glukosidase akan digunakan peralatan yang kuat dalam mengembangkan medium diferensial.
4-methylumbelliferyl-α-D-glukosida adalah salah satu substrat untuk substrat α-glukosidase dan menjadi fluorogenik dengan pemecahan bebas setengah dari 4-methylumbelliferyl ketika diterangkan panjang gelombang radiasi UV (ultraviolet). Sejak, salah seorang yang bukan merukan pelajar, dia telah menunjukkan pada Enterobacter sakazakiii untuk seleksi dan diferensiasi menggunakan aktivitas α-glukosidase dengan substrat fluorogenik. Pelajaran ini sebagai usaha mengembangkan medium selektif dan diferensial untuk Enterobacter sakazakiii menggunakan aktivitas α-glukosidase.
Diantara substrat α-glukosidase, 4-nitrophenyl-α-D-glukopiranosida dan 4-methylumbelliferyl-α-D-glukosida dicoba sebagai penilai. Bentuk koloni 4-nitrophenyl-α-D-glukopiranosida berwarna kuning dan 4-methylumbelliferyl-α-D-glukosida menghasilkan pijaran koloni dibawah iradiasi (365 nm). Akan tetapi, 4-nitrophenyl-α-D-glukopiranosida mempunyai pembatas karena menghasilkan warna kuning, dan 4-nitrophenol dihamburkan dengan mudah pada agar. Tetapi 4-methylumbelliferyl-α-D-glukosida memberikan hasil yang berbeda dan tidak jarang jumlah pijaran koloni Enterobacter sakazakii.
Dalam seleksi medium dasar, ada 3 macam media yang dicoba, antara lain sebagai berikut :
Semua media tersebut diatas dicantumkan 4-methylumbelliferyl-α-D-glukosida sebagai substrat.
Pada jurnal ini dicantumkan 5 tabel pengamatan, yaitu :
I. Strain bakteri yang digunakan untuk mengevaluasi selektif dan media diferensiasi.
II. Selektifitas dari 4-methylumbelliferyl-α-D-glukosida oleh media yang solid dan diproduksikan setelah waktu inkubasi pada suhu 30◦C selama 24 jam.
III. Seleksi sumber nitrogen dan konsentrasi tripton yang optimal pada inkubasi 30◦C selama 24 jam.
IV. Efek waktu inkubasi dan temperatur dari fluorescent Enterobacter sakazakii dan jumlah total mikroorganisme yang diuji coba.
V. Verifikasi dari koloni fluorescent dan nonfluoroscent pada medium OK.
Nama: Fefi Febriani Indah Sari
NIM: B1J006143
Email: phephy_pinky_girl@yahoo.co.id
Website: http://phephy.wordpress.com/
Pustaka :
Se-Wook Oh and Dong-Hyun Kang (2004) Fluorogenic Selective and Differential Medium for Isolation of Enterobacter sakazakii Appl. Envir. Microbiol. 2004 70: 5692-5694. [Abstract] [Full Text] [PDF]
